![]() |
| Sumber: Google |
Jenang dalam bahasa Jawa artinya bubur. Namun, orang
Purworejo mengkreasikan jenang yang satu ini tidak seperti bubur pada umumnya.
Mereka menamakannya jenang krasikan. Jenang yang satu ini
lebih mirip dodol dengan bentuk dan tekstur yang agak lebih lembut. Jika kamu
penggemar dodol, maka dijamin akan sangat menyukai kuliner lokal yang satu ini,
karena rasanya yang manis tidak membuat kita merasa mual.
Jenang ini terbuat dari bahan dasar ketan dan gula merah,
tapi beberapa yang menambahkan sedikit garam pada adonan ini. Teksturnya yang
lembut membuat jajanan yang satu ini akan sangat cepat lumer di mulut.
Orang Purworejo menjualnya mirip seperti dodol, yang dipotong
kecil-kecil dan dibungkus dalam plastik tipis.
Jajanan ini lalu dikemas dalam sebuah wadah.
Penjualnya menjajakan jenang krasikan ini dengan harga yang
bervariasi, tergantung tingkat ketebalan dan besar kecilnya antara kisaran
harga 20 ribu sampai 40 ribu rupiah.
Kudapan ini biasanya dijadikan cemilan saat berkumpul
bersama, terutama di saat bulan puasa, karena rasanya yang manis dan legit.
Jika kamu ke Purworejo, kamu bisa membeli jajanan ini sebagai
oleh-oleh karena cukup mudah didapatkan di pusat oleh-oleh. Banyak pedagang
yang menjajakan ini.
Uniknya, jenang krasikan ini selain bisa sebagai pemanis di
mulut, juga bisa dijadikan sebagai penunda lapar sebelum jam makan.

Komentar
Posting Komentar