![]() |
| Sumber: Google |
Kasus Misbakhun nampaknya telah memberikan
banyak pelajaran yang bermakna bagi para
penguasa maupun di kehidupan Misbakhun
sendiri.
Karena kasus korupsi tersebut beliau di vonis bersalah dengan
hukuman satu tahun atas tuduhan kasus Misbakhun
korupsi. Hukuman beliau pun juga ditambah oleh Mahkamah Agung menjadi 2
tahun.
Akan tetapi, setelah diajukan Peninjauan kembali (PK)
Makhamah Agung membebaskan secara bersih dari semua tuduhan terkait Misbakhun korupsi.
Misbakhun menceritakan pengalaman dirinya pada
saat ditahan di Markas besar Kepolisian Negara RI, karena terjerat kasus korupsi.
"Tiga tahun lalu, saya memulai kehidupan baru saya merasakan
tidur pertama di penjara, saya merasakan malam pertama di sana” ujarnya.
“Penjara tempat yang telah membebaskan saya dari rasa takut
saya pada semua kekuasaan manusia,"
katanya.
Bagi Misbakhun,
penjara adalah tempat yang telah
membebaskannya dari semua rasa takut akan hal-hal yang bersifat duniawi
dan materi semata.
"Sejak saat itu, saya juga memulai sebuah era baru,
membuka hati saya lebar-lebar bahwa saya harus memaafkan semua orang yang telah
mendzolimi saya dengan tuduhan-tuduhan itu," tambahnya dengan singkat.
Misbakhun juga
memaafkan orang-orang yang telah mendzolimi dirinya, di antaranya
tokoh-tokoh yang memasukkannya ke dalam penjara dan menuduhnya menyuap dalam
proses PK.
Kasus Misbakhun sendiri telah membuat kehidupan Misbakhun jauh lebih indah dan membuat lebih punya makna dalam
menatap membangun relasi baru antar manusia.
Seharusnya kasus
Misbakhun ini bisa di jadikan acuan untuk setiap penguasa agar tidak salah
dalam menggunakan kekuasaannya. Dalam kasus
Misbakhun juga harus menjadi
pelajaran bagi semua pengusa, untuk tidak lagi menggunakan kekuasaan sebagai
pembungkam kebenaran.

Komentar
Posting Komentar