![]() |
| Sumber: Google |
Kebab yang kita tahu adalah berbahan dasar daging yang diisi
dengan sayuran dan dibungkus dengan kulit tortila
Kebab yang di Indonesia tentunya berbeda dengan kebab yang
berada di negara-negara lain, dan tentunya mempunyai cita rasa yang berbeda dan
disesuaikan dengan lidah masyarakat setempat.
Adnan Rival, Marketing Communication PT Baba Rafi Indonesia,
mengatakan, jika bisnis waralaba mereka yang berada di beberapa negara
mempunyai cita rasa yang demikian berbeda.
"Jadi, awalnya kita melakukan research yang tidak cepat
dan tidak mudah. Dan, semuanya ini kita pelajari karena tiap negara mempunyai
taste yang berbeda," katanya di Press Conference Kebab Baba Rafi di
JSCHive by CoHive di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, (7/2).
Adnan bilang, semua produk kebab yang berada di 10 negara
warlaba Kebab Baba Rafi berada, mempunyai rasa yang berbeda di tiap menunya.
"Taste-nya juga mengikuti dan mengkombinasikan dengan
produk di sana sehingga mengikuti taste seperti di negara tesebut,"
timpalnya.
Selain rasa, yang diperhatikan juga oleh Kebab Baba Rafi ini
adalah kebutuhan dari penggunanaan bahan yang biasa dipakai di negara tersebut.
"Setiap waralaba punya standarisasi yang sangat tinggi.
Untuk ukuran kebab juga tergantung kebutuhan negara tersebut. Misalnya di Eropa
banyak menggunakan sayuran karena mereka suka sayuran dan vegetarian. Kalau di
Jakarta kan banyak dagingnya. Jadi di tiap negara mengkondisikan sesuai apa
yang biasa di sana," jelasnya.

Komentar
Posting Komentar